Mudahnya Menjadi Perencana Keuangan Sendiri

Layaknya berkonsultasi dengan dokter atau terapis dikala sakit, Perencana Keuangan juga akan menjadi dokter atau terapis kamu disaat kondisi keuangan kurang sehat. Mudahnya begini, kalau kondisi keuanganmu ingin sehat hubungi perencana keuangan.  Tapi, apakah semudah itu?

Banyak orang sangat menghindari atau bahkan enggan bertemu seorang perencana keuangan. Kenapa? Salah satu alasannya adalah mahalnya fee untuk sebuah jasa perencanaan keuangan. Alasan lain misalnya jumlah aset yang belum terlalu besar atau gak mau tertipu dengan investasi yang direkomendasi jika kenyataanya nanti bodong.

banner1

Photo Credit : wsidigitalwave.com

Pengelolaan dan perencanaan keuangan harus dilakukan sedini mungkin, sejak awal seseorang ingin mencapai tujuan keuangan dan impian hidupnya

Mungkin awalnya kita gak punya keinginan sedikitpun untuk konsultasi ke seorang perencana keuangan, namun karena masalah keuangan yang berat kita terpaksa mencari mereka. Nah, setelah banyak tanya dan banyak ngobrol, barulah dirasakan manfaat menggunakan jasa seorang perencana keuangan.

Saat ini KoCek gak akan bahas kasus perencana keuangan yang kedapatan memberikan rekomendasi investasi bodong, gaaak…disini akan dibahas bagaimana menjadi seorang perencana keuangan sendiri jika kita memang gak mau atau gak mampu membayar seorang perencana keuangan. Karena menjadi perencana keuangan sendiri amatlah mudah, gak perlu gelar ataupun tenar, yang penting sabar.

Menjadi seorang perencana keuangan adalah tentang menjadi seorang yang lebih punya kompetensi untuk membantu klien mencapai tujuan keuangannya.

Karena pada saat kita membayar seorang perencana keuangan, itu artinya kita akan mendapatkan 4 manfaat sekaligus :

Pertama, kita akan memperoleh saran perencanaan keuangan yang tepat dan rekomendasi investasi

Perencana keuangan memiliki pendidikan dan pengalaman menangani masalah keuangan seperti menyiapkan alokasi dana pendidikan. Kamu dapat mempelajari hal ini akan tetapi butuh waktu dan kemampuan untuk mengaplikasi.

Kedua, sebuah rencana keuangan yang dibuat seorang perencana keuangan adalah potret objektif kondisi keuangan kita.

Seorang perencana keuangan harus bersikap objektif ketika menghadapi masalah keuangan klien. Perencana keuangan akan melakukan pemeriksaan kondisi keuangan (Financial Check) dimana kamu harus melengkapi data keuangan yang diperlukan. Bagaimana cara melakukan Financial Check sendiri ? Gampang aja koq, kamu tinggal klik kalkulator cerdas dan isi dengan lengkap. Semua informasi yang kamu lengkapi di kalkulator aman karena gak bisa diakses oleh siapapun.

Ketiga,  perencana keuangan membantu merealisasikan rencana keuangan kamu dengan baik.

Perusahaan jasa perencanaan keuangan memiliki konsultan selalu mengingatkan kliennya untuk melakukan investasi dan memeriksa secara rutin antara hasil investasi dan tujuan keuangan di dalam satu rencana keuangan. Jika terjadi ketidakasesuaian, segera dilakukan review dan revisi. Saat ini kecanggihan teknologi perbankan dapat membantu kamu untuk melakukan auto invest. Hubungi bank kesayangan dan tanyakan tentang layanan auto invest ini, tapi terlebih dahulu hitung berapa rupiah yang harus kamu tabung per bulan untuk mencapai tujuan keuanganmu.

Keempat, seorang perencana keuangan akan mencarikan produk keuangan yang cocok untuk kamu.

Banyaknya produk keuangan yang ditawarkan pasti membuat kamu pusing mau pilih yang mana. Saking pusingnya, bisa jadi kamu memilih produk yang paling menarik promosinya tapi gak sesuai dengan kebutuhan kamu. Bagaimana caranya memilih sendiri produk investasi  yang tepat buat kita? Saat ini banyak layanan online yang dapat memberikan komparasi produk-produk investasi. Caranya mudah, google aja portal perbandingan finansial di Indonesia dan kamu akan temui berbagai portal yang membahas ratusan produk investasi.

Perencana keuangan membuat rencana keuangan, klien yang melaksanakan dan mengimplementasikan rencana keuangannya

Suatu rencana dibuat untuk mencapai suatu tujuan khan? Perencana keuangan menyusun sebuah rencana dengan angka dan klien akan mengimplementasikan rencana tersebut selama jangka waktu pendek, sedang atau panjang.

Seorang perencana keuangan yang baik punya kriteria, dia harus bisa dipercaya, independen, punya sertifikasi, punya jasa yang variatif dan riset yang kuat

Dalam proses analisa dan konsultasi,  kepercayaan adalah hal terpenting. Jika awalnya sudah gak percaya, maka akan sulit untuk klien membuka diri, apalagi soal informasi keuangan keluarga yang sensitif.

Independen artinya saran yang diberikan semata – mata bertujuan untuk kepentingan klien. Bukan menjual produk atau jasa dari perusahaan atau lembaga tertentu. Analisanya harus objektif sesuai kebutuhan klien. Dalam konsultasi, perencana akan memberikan saran mengenai produk yang sebaiknya diambil oleh klien, misalnya asuransi, reksadana dan seterusnya. Nah, perencana harus fokus pada kepentingan klien, bukan menjual produk. Gampangnya, mereka tidak mewakili atau bekerja pada perusahaan keuangan tertentu, seperti asuransi atau reksadana, tetapi independen.

Kebutuhan klien bisa bermacam – macam. Ada yang butuh pembuatan rencana keuangan komprehensif, lengkap dari A to Z sampai implementasinya. Namun, ada yang tidak butuh pembuatan rencana, hanya butuh konsultasi saja. Ada pula yang tidak butuh semuanya itu, lebih memilih pelatihan karena, selain ingin belajar sendiri, tidak ingin informasi keuangan dibuka ke orang lain. Perencana keuangan sebaiknya memiliki berbagai penawaran produk atau jasa seperti contoh ini. Banyak pilihan bagi calon klien untuk memilih sesuai kebutuhan. Beragam jasa pelatihan, pendidikan dan konsultasi perencanaan keuangan yang disesuaikan dengan berbagai kebutuhan dan kapasitas atau kemampuan calon klien. Para konsultan perencana keuangan adalah professional yang berpengalaman, kompeten dan secara terus menerus berkomitmen untuk terus mengembangkan diri dengan mengikuti pelatihan-pelatihan yang berkaitan dan menunjang profesinya.

Dalam menyusun rencana keuangan dibutuhkan dukungan pengetahuan dan informasi pasar yang memadai. Misalnya, saat menyusun dana pendidikan, update mengenai berapa rata-rata kenaikkan biaya sekolah per tahun menurut jenis sekolah. Tahu bagaimana kinerja reksadana, termasuk risikonya, sehingga bisa menyarankan yang paling  cocok buat klien.

Sertifikasi adalah proses memastikan bahwa perencana memiliki tingkat pengetahuan dan keahlian untuk melaksanakan suatu fungsi atau disiplin ilmu di bidang Perencanaan Keuangan di Indonesia. Ini bukti bahwa keahlian mereka sudah diakui setelah melalui serangkain ujian oleh suatu lembaga yang sudah terpercaya.

Program sertifikasi memastikan kepada anggota masyarakat bahwa praktisi perencana keuangan tersebut telah memenuhi standar kompetensi, standar etika dan standar praktik yang layak dalam memberikan jasa perencanaan keuangan yang khusus, dalam satu atau beberapa area saja dalam suatu kapasitas yang mandiri (unsupervised) dan mereka telah setuju tunduk pada prinsip-prinsip integritas, obyektifitas, kompetensi, keadilan, kerahasiaan, profesionalisme dan ketekunan ketika berhadapan dengan klien.

Jika kamu tertarik untuk tidak hanya mendalami ilmu perencanaan keuangan tetapi juga tertarik untuk menjadi seorang Konsultan Perencana Keuangan Professional, perusahaan ini dapat membantu kamu memberikan bimbingan di kelas, membantu menjadwalkan ujian sertifikasi hingga kamu memperoleh sertifikasi Certified Financial Planner® yang dikeluarkan oleh Financial Planning Standards Board Indonesia.

Jadi, jika kamu ingin maka kamupun bisa menjadi seorang perencana keuangan sendiri.

“Mudahnya menjadi perencana keuangan sendiri gak perlu gelar ataupun tenar, yang penting sabar.”

Advertisements