Profesi Financial Planner di dunia keuangan

Financial Planner adalah sebuah profesi yang mempunyai 3 misi menuju perekonomian Indonesia yang kuat.

3 Misi Financial Planner itu adalah : Experiences, Examinations, Ethics

Misi FinPlan : 1. Examination, artinya setiap FinPlan pasti memiliki gelar profesi yg diperolehnya setelah mengikuti ujian sertifikasi.

Gelar Profesi FinPlan yg umum di Indonesia antara lain:Certified Financial Planner,Qualified Wealth Planner,RFP,Chartered Financial Analyst

Misi FinPlan : 2. Experiences, artinya setiap FinPlan mengamalkan ilmu yg diperoleh dg meniti perjalanan karir melalui pengalaman2nya.

Makin lama jam terbang, makin banyak klien dan makin besar dana yang sudah dikelola maka makin tinggi Level seorang Financial Planner.

Misi FinPlan : 3. Ethics, artinya setiap Financial Planner menjalankan pekerjaannya sesuai dengan kode etik profesi yg ditetapkan.

3 Misi Financial Planner itu adalah : Experiences, Examinations, Ethics . Satu misi terlupakan, lupakan saja untuk jadi FinPlan sejati.

Menurut Novrita, seorang Independent Financial Planner, sesuai nama nya ‘Financial Planner’ : Perencana Keuangan, krn dg perencanaan yg smart mk Tujuan akan tercapai.

FinPlan membantu seseorang utk tahu kesehatan finansialnya.

FinPlan memberi saran atau informasi seputar cash flow nya agar sehat. Via

FinPlan menuntun kita ke tujuan keuangan yang sesuai dengan kondisi jk sdh sehat, kalau belum ya disehatkan dulu.

FinPlan menterjemahkan mimpi Anda menjadi tujuan keuangan dan memberikan saran bagaimana mencapainya.

FinPlan memberikan saran tentang urusan kelola keuangan untuk individu dan keluarga secara smart.

Jadi ada FinPlan ada Independen FinPlan, apa bedanya?

Independent FinPlan adalah seorang FinPlan yang tidak terikat pada satu institusi / produk keuangan, ini sebuah profesi yang  boleh terbilang baru di Indonesia, tepatnya dikenal di Indonesia pada tahun 2007-an.

Tugas seorang Independent Financial Planner BUKAN menjual produk tetapi menjual jasa dan tidak terikat oleh satu badan institusi manapun.

Banyaknya produk yang beredar di Indonesia dan menawarkan ini itu membuat banyak orang bingung mana yang terbaik untuk mereka.

IFP membantu memilihkan produk sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan client.

Seorang Independent Financial Planner melakukan Step -by – step ini dalam tugasnya :

1. Analisa keuangan klien dengan catatan orang tersebut harus terbuka dan jujur mengenai keuangannya.

2. Analisa cashflow dan juga kekayaan bersih klien.

A. Apa yang sudah sehat dan apa yang belum?
B. Apakah aset lancar terlalu banyak?apakah ada investasi?
C. Apakah terlalu banyak investasi di properti sedangkan di pasar modal?
D. Apakah ada tabungan?

3. Laporan hasil analisa dan apabila disetujui untuk diproses lebih lanjut maka akan memulai untuk membedah keuangannya.

4. Pembedahan Keuangan dimulai dari identify tujuan dan jangka waktu pencapaian.
Apa saja mimpi-mimpi keuangannya dan kapan ingin mimpi tersebut terlaksana.

5. Perhitungan terhadap semua tujuan dan berapa yang harus diinvestasikan setiap bulan.

Sumber :
@Novri_ta

Advertisements