Biaya Pendidikan Anak

Pendidikan anak adalah masalah yang lazim dihadapi oleh setiap orang tua. Apalagi di masa sekarang, dimana untuk menyekolahkan anak diperlukan pula kocek yang tebal.

Bagi, orang yang ‘berduit’ mungkin hal ini tidak jadi masalah, tapi bagaimana dengan mereka yang berkantong pas-pasan.

Haruskah anak dikorbankan kemudian?

Jawabannya adalah tidak!  Sebagai orang tua, kita harus pintar-pintar mengakali agar pendidikan anak tetap terpenuhi. Tapi tentu saja dengan tidak mengabaikan kebutuhan yang lain.

Tapi, bagaimana caranya? Simak yang berikut

Ada dua langkah  yang bisa dilakukan para orang tua untuk menimbun uang demi pendidikan anak, yaitu :

1. Investasikan dalam Produk Investasi

Jika masih ada waktu selama 1 atau  2 tahun, investasikan saja uang Anda tersebut ke dalam produk-produk investasi yang hasilnya bisa lebih besar daripada deposito. Misalnya saja dengan memasukkan uang itu ke reksa dana. Selama uang itu tersimpan disana, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menambah penghasilan.

2. Buka Usaha Sampingan

Berinvestasilah dengan cara  membuka usaha sampingan. Walaupun memang beresiko, tapi setidaknya Anda sudah mencoba. Bayangkan saja keuntungan yang Anda terima jika bisnis sampingan itu melaba. Hasilnya, Anda bisa menyekolahkan anak sampai jenjang tertinggi.

Nah, jika Anda benar-benar berminat membuka usaha sampingan maka sebaiknya  jangan gunakan seluruh uang untuk modal usaha. Hal ini bertujuan sebagai tindakan berjaga-jaga terhadap kemungkinan gagalnya usaha. Jadi, kalau memang terjadi kegagalan, setidaknya masih ada sisa uang untuk biaya kuliah anak.

Lagipula, tidak semua usaha harus dibuka dengan modal besar, kok. Ada banyak sekali usaha yang bisa dijalankan dengan modal yang sangat terjangkau. Selain itu pilihlah bidang usaha yang sesuai  dengan keahlian Anda. Jika kita sudah menguasai bidang tersebut keberhasilan bisa Anda capai dengan lebih mudah dan cepat.

Sumber : connectique

Advertisements