16. FinStory : My Financial Dreams

My Financial Dreams

Setiap manusia pasti mempunyai mimpi. Mimpi-mimpi yang dapat membuat kita lebih bersemangat untuk menjalani hidup. Dengan adanya mimpi, membuat hidup kita lebih berwarna dan lebih memiliki arti serta harapan. Namun seringkali manusia beranggapan salah. Terkadang banyak orang yang hanya menganggap mimpi itu hanyalah sebuah mimpi yang tidak perlu untuk kita jadikan sesuatu yang realitas adanya. Mereka salah. Sebuah mimpi diciptakan agar kita berusaha untuk menjadikan mereka ‘nyata’. Nah, tujuan inilah yang dimaksud dengan mimpi yang dimana disertai dengan perencanaan serta target yang tepat dan jelas.

Mengenai My Financial Dreams, saya memiliki beberapa target yang ingin saya capai serta perencanaanya. Umur saya di tahun ini adalah 19 tahun. Status saya sekarang sebagai mahasiswi ekonomi di sebuah universitas negeri.

Contoh My Financial Dreams yang simple yaitu saat saya berstatus sebagai mahasiswa, saya ingin memiliki gadget berupa handphone dengan hasil tabungan yang saya sisihkan dari sangu yang diberikan oleh orang tua saya setiap bulannya. Targetnya dalam jangka waktu 2 tahun (24 bulan). Perencanaanya :

1. Anggap saja sangu tiap bulannya yaitu Rp 700.000 (tidak termasuk biaya kos)

Biaya untuk kebutuhan pangan tiap minggunya

Minggu 1 (senin – jumat): Rp 20.000 x 5 hari= Rp 100.000

Minggu 2 (senin – jumat): Rp 20.000 x 5 hari= Rp 100.000

Minggu 3 (senin – jumat): Rp 20.000 x 5 hari= Rp 100.000

Minggu 4 (senin – jumat): Rp 20.000 x 5 hari= Rp 100.000+

Rp 400.000

Sisanya : Rp 700.000 – Rp 400.000= Rp 300.000

2. Dari Rp 300.000 tersebut saya bagi menjadi

– 1/3 nya sekitar Rp 100.000 untuk biaya lainnya

– 2/3 nya sekitar Rp 200.000 untuk tabungan (handphone)

3. Bila tiap bulan saya dapat menabung Rp 200.000, maka pada 2 tahun kemudian saya dapat membeli handphone tersebut. Rinciannya sebagai berikut :

2 tahun kemudian= Rp 200.000/bulan x 24 bulan (2 tahun)

= Rp 4.800.000*

*Belum termasuk biaya inflasi yang terjadi tiap tahunnya

Selain itu, My Financial Dream berikutnya mengenai beberapa tahun setelah saya lulus, mendapatkan pekerjaan, berkeluarga, bahkan yang paling penting yaitu pada masa pensiun. Benar, agar hidup kita teratur, tertata dan sejahtera, kita harus memiliki planning keuangan kedepannya harus bagaimana. Dengan adanya planning tersebut, kita tidak perlu panik bila terjadi sesuatu yang darurat dan terpaksa. Bayangkan saja bila kita tidak memiliki planning yang tepat dan suatu saat kita harus dihadapkan dengan suatu masalah keuangan yang pelik. Sungguh menyedihkan. Kita harus dihadapkan pada tumpukan utang kartu kredit selain itu masa pensiun kita akan dihantui dengan beban-beban yang semakin banyak dan menumpuk. Oleh karena itu saya akan menyiapkannya dari awal.

Pertama, saya akan membuat rencana keuangan dan menyusun beberapa prioritas utama yang harus saya dahulukan. Dalam membuat perencanaan keuangan yang jitu, sebelumnya pada saat saya berstatus sebagai mahasiswa saya harus mengikuti beberapa seminar mengenai perencanaan keuangan yang baik agar saya mendapatkan dasar yang tepat dalam mengolah keuangan saya kedepannya. Selain itu, saya harus membiasakan diri untuk membayar dalam bentuk cash setiap transaksi yang saya lakukan agar terhindar dari segala macam yang berbentuk utang kredit yang justru akan merugikan saya kedepannya.

Kemudian setelah saya lulus dan mendapatkan pekerjaan, saya harus memiliki rekening lebih dari satu. Yaitu :

1. Untuk keperluan biaya sehari – hari seperti kebutuhan pangan, sandang, papan dan lainnya

2. Untuk keadaan darurat

3. Untuk tabungan

Selanjutnya saya akan membuat tujuan dari setiap tabungan yang saya miliki. Tanpa adanya tujuan, tentu kita tidak akan mendapatkan motivasi untuk menabung. Dana tabungan My Financial Dreams seperti :

Rencana tambahan :

Dan jika saya memiliki kelebihan uang, saya ingin mencoba berinvestasi dan mengambil asuransi yang pertanggungannya tinggi dengan biaya yang murah

Karya : Vika Rosmala Maninda

@vikarosmala

Gresik, 13 September 1993

19 tahun

Jl. Nias 03 GKB Gresik

Mahasiswa

Motto Pribadi: Aku menantang kelemahanku, dengan begitu aku belajar

Advertisements