Menjadi Seorang Perencana Keuangan

Perencana Keuangan adalah suatu profesi yang terkait erat dengan pekerjaannya, yaitu Financial Planning.

Perencana Keuangan umumnya punya gelar sertifikasi, dan lingkup kerjanya membuat rencana keuangan pribadi atau perusahaan.

Personal Financial Planner membuat rencana keuangan kliennya dari berbagai aspek perencanaan keuangan pribadi.

Personal Financial Planner mencakup: cash flow management, education, retirement, investment planning, risk management dan insurance, tax planning, estate planning.

Personal Financial Planner masih lebih simple ketimbang Corporate Financial Planner, perencana keuangan untuk perusahaan cenderung lebih ribet. Ada feasibility study dan analisa laporan keuangan.

Saat ini ada 831 praktisi Financial Planner di Indonesia sertifikasi CFP, sementara total seluruh dunia ada 147.888 praktisi. (Data FPSB Ltd)

Untuk dapat bekerja di dunia financial planning, seorang financial planner disarankan memiliki sertifikasi yang resmi.

Dengan gelar sertifikasi tersebut seorang Financial Planner diharapkan mampu membuat Financial Planning yang baik untuk kliennya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Gelar sertifikasi yang umumnya diminati adalah :

COP ( Certificate of Proficiency)
QWP (Qualified Wealth Planner)
CFP. (Certificate Financial Planner)
Dan Lain-lain

1. COP ( Certificate of Proficiency)

COP itu Certified of Proficiency, sertifikasi lokal dengan sertifikat resmi dari BNSP yang di desain untuk Financial Planner pemula.

Jika sudah punya COP, seseorang sudah diperbolehkan untuk menjalankan praktek perencanaan keuangan dan menjalankan misi edukasi.

2. QWP (Qualified Wealth Planner)

Ini link utk QWP https://cerdaskeuangan.wordpress.com/2012/06/05/workshop-qualified-wealth-planner/

3. CFP. (Certificate Financial Planner)

Ini link CFP http://bbs.binus.edu/Executive.Education/Preparatory.Programs/CFP®/English

BIAYA

Biaya sertifikasi utk financial planner class itu beragam, tentu saja disesuaikan dengan kuantitas materi dan kualitas sertifikasinya.

1. Sertifikasi lokal, singkat dan murah itu ada COP (Certified of Proficiency) biaya 1,2juta sertifikasi lokal dari BNSP materi 4 jam pengayaaan dan software keuangan.

2. Sertifikasi lokal, materi lebih banyak ada QWP (Qualified Wealth Planner) biaya 3,5juta sertifikasi lokal dari BNSP materi 2 hari full pengayaaan dan software keuangan.

3. Sertifikasi Internasional, materi 4modul selama 3 bulan per modul (seminggu sekali pertemuan) dan mahal itu ada CFP (Certified Financial Planner) biaya 12 jt sertifikasi CFP internasional dari FPSB itu ada di Binus. Hang Lekir.

TIPE

Ada 2 tipe Financial Planner, yaitu Dependent Financial Planner dan Independent Financial Planner.

1. Dependent Financial Planner bekerja pada Perusahaan Asuransi, Sekuritas, Asset Manajemen, Perbankan.

2. Independent Financial Planner kerja untuk perusahaan jasa perencanaan keuangan miliknya sendiri, atau kerja pada perusahaan jasa perencanaan keuangan orang lain sebagai Financial Planner.

Khusus untuk sertifikasi CFP, nama-nama pemilik gelar tercantum di http://t.co/x5kSJODaFd dan ada poin yang harus mereka pertahankan agar tetap listed di web FPSB Indonesia.

SYARAT

Syarat menjadi seorang Financial Planner lengkapnya ya seperti saya tulis di sini : http://t.co/5EStB0fWSf

Untuk menjadi Independent Financial Planner, syaratnya punya sertifikasi profesi keuangan dan tidak sedang bekerja pada salah satu perusahaan keuangan. (That’s why we call it independence)

OPPORTUNITY

Kesempatan untuk menjadi Planners di perusahaan perencanaan keuangan terbuka luas. Di perusahaan oneshildt, salah satu perusahaan perencanaan keuangan ternama menerima sertifikasi COP, QWP dan CFP, hanya saja tiap level sertifikasi menentukan posisi di awal karir. Jenjang karir lengkapnya ada di web oneshildt http://www.oneshildt.com , ada junior planner, senior consultant, associate dan financial advisor.

Pilihan Waktu bekerja Bisa part time selama 3 bulan lalu jadi full time, atau part time seterusnya, tapi tetap ada target untuk mendapatkan klien. Komitmen akan ditunjukkan oleh kemampuan mendapat klien.

Target jumlah dulu, baru target nilai asset, bertahap, semuanya learning by doing.

PROSPEK FINPLAN

Prospeknya profesi Financial Planner cukup baik mengingat jumlah penduduk Indonesia yang banyak dan masih sedikit yang cerdas secara keuangan. Tugas dan misi Financial Planner salah satunya adalah untuk mengedukasi masyarakat, khususnya kalangan middle class yang umumnya punya penghasilan lebih tapi kurang aware untuk mengelola uang. Atau punya life style tinggi dan cenderung over spending.

Advertisements