Aset Produktif Dalam Perencanaan Keuangan

Untuk menjadi orang yang kaya, makmur dan sejahtera adalah dengan memiliki Harta atau Asset Produktif.

Ada 4 Harta Produktif yang dapat dimiliki :

1.  Produk Keuangan

Tabungan, Deposito, Saham, Reksadana, Obligasi.

2. Bisnis

Warung, Wartel, Warteg, Warnet, war-war lainnya.

3. Asset Produktif

Kontrakan, Kos-kosan, Ruko, Rukan, Angkot, Ojeg, Tanah.

4. Barang Ciptaan

Buku, Lagu, Lukisan, Karya Seni, Film, dan royalty lainnya.

Dari keempat Harta Produktif tersebut, biasanya Produk Keuangan-lah yang paling mudah, murah dan cepat untuk dimiliki.

Produk Keuangan dibagi berdasarkan hasil yang diberikan :

1.  Pendapatan Tetap

Tabungan, Deposito, Surat Utang / Obligasi (Pemerintah, BUMN, Swasta), Property yang disewakan (Tahunan / Bulanan), Surat berharga yang memberikan deviden, SBI, dll.

2. Bertumbuh

Valas, Property yang diperjual belikan, Barang-barang koleksi, Emas & Batu Permata, Komoditi berjangka, Reksadana & Unit Link, dll.

Sebagai seorang karyawan, maka anda bisa mengumpulkan Harta Produktif berupa Produk Keuangan.

Ada 2 cara yang bisa anda lakukan :

1. Kumpulkan secara periodik.

Setiap bulan dari penghasilan anda sebesar minimal 10% dan dibelanjakan untuk produk seperti : Tabungan Berjangka di Bank, Reksadana, Unit Link.

2. Tambahkan secara sesekali.

Misalkan pada saat mendapatkan bonus, kita dapat langsung investasikan ke dalam produk keuangan.

 

www.cerdaskeuangan.com

Learn, Share and Practice Your Financial Experiences !

Advertisements