Jika Cinta Mengapa ada Dusta ? Begini 5 Cara Terapis untuk Memperbaiki Pengelolaan Keuangan Keluarga

Perselisihan yang biasanya terjadi terhadap pasangan antara lain adalah karena masalah komunikasi. Tapi herannya, seringkali uang dijadikan sebagai alasan munculnya perselisihan. Mulai dari pasangan yang gak jujur mengakui berapa pendapatan tahunan, sampai melonjaknya tagihan kartu kredit pasangan tanpa sepengetahuan orang tercinta. Jika cinta, mengapa ada rahasia?

Beberapa anggapan mengatakan bahwa salah satu pemicu munculnya perselisihan antara pasangan adalah uang. Akan tetapi jika uang sudah ditangan apakah ada jaminan hubunganmu akan langgeng selamanya?

Photo Credit : TheParisPhotographer.com

Perselisihan yang terjadi antara pasangan yang selalu dikaitkan dengan uang sebenarnya disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain :

Adanya paham bahwa pria harus memiliki karir dan pendapatan yang lebih baik dari wanita.

Di era modern ini, banyak ditemukan pasangan yang karir dan pendapatan wanita justru lebih tinggi dari pria. Adanya paham bahwa pria harus punya pendapatan lebih tinggi inilah yang seringkali menjadi pemicu perselisihan. Jadi masalah utama bukan pada uangnya, akan tetapi lebih kepada kesepakatan antara pasangan tentang peran sertanya masing-masing.

Persoalan komunikasi tentang bagaimana mengelola uang diantara pasangan yang saling berbeda.

Harus diakui dalam sebuah hubungan, baik pria maupun wanita sudah punya prioritasnya masing-masing dalam mengelola uang. Seorang pria yang visual material menganggap jika sudah memberikan uang sebanyak-banyaknya kepada pasangan, maka semua akan baik-baik saja. Sementara wanita yang kinestetik lebih menganggap uang banyak bukanlah segalanya, melainkan sentuhan dan kasih sayang adalah penenangnya. So, jangan selalu jadikan uang sebagai sebab perselisihan.

Sekarang mari kita bahas tentang bagaimana membangun komunikasi yang baik antara pasangan. Ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk mulai membangun pola komunikasi positif dengan pasanganmu.

1. Jujur menjelaskan pandangan kalian tentang uang.

Ceritakan juga pengalaman masa kecil kalian terkait dengan uang, hal ini akan sangat membantu kalian mengerti satu sama lain akan paradigma masing-masing terhadap uang dan cara menyikapi uang di kehidupan sehari-hari.

2. Ungkap apa saja tujuan keuangan yang ingin kalian capai dalam jangka waktu dekat maupun jangka waktu panjang.

Kondisi ideal yang bagaimana yang kalian inginkan lalu tentukan prioritasnya. Tujuan mana yang kalian anggap penting yang harus dicapai terlebih dahulu sebelum tujuan-tujuan yang lain. Rinci tujuan keuangannmu lebih detil dan realistis sehingga ada angka yang dapat kalian jadikan patokan untuk memperolehnya. Selanjutnya tulis tindakan apa yang harus kalian lakukan untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. Investasi apa saja yang akan kalian ambil dan berapa uang yang akan kalian sisihkan untuk mencapai tujuan tersebut.

3. Membiasakan diri untuk mulai berdiskusi tentang bagaimana cara kalian mengelola keuangan sehari-hari.

Tentukan siapa yang lebih dominan dalam mengatur keuangan kalian, siapa yang akan membayar tagihan rutin bulanan, berapa jumlah pengeluaran yang rutin tiap bulan dan pengeluaran yang rutin tiap tahun, tentukan apakah kalian perlu membuat rekening bersama atau tetap pada rekening masing-masing. Seringnya diskusi mengenai bagaimana pengelolaan keuangan dan seringnya kalian mengikuti kegiatan yang berbau cara mengelola keuangan niscaya akan menambah keakraban dan kekompakan kamu dengan pasangan.

4. Ingatlah bagaimana dulu awal kesepakatanmu dengan pasangan.

Apa yang harus dilakukan jika pasangan merahasiakan atau berusaha menutupi kondisi keuangan dirinya ? Apakah kamu sudah pernah membuat kesepakatan mengenai hal ini? Jika sudah, coba ingat kembali kesepakatan apa yang telah kalian buat bersama kemudian kemukakan beberapa alasan kenapa kamu merasa perlu mengetahui kondisi keuangan pasangan. Ingatlah bahwa keterbukaan dapat mempererat hubungan kalian, rahasia dapat menimbulkan kecurigaan yang dapat memicu perselisihan dan perpecahan.

5. Jika kamu menganggap pasanganmu terlalu pelit, sebaiknya introspeksi lebih dahulu, apakah sebenarnya kamu yang memang boros?

Buktikan jika kamu mampu mengatur keuangan yang ada sehingga pasangan dapat lebih mempercayai kamu untuk mengatur keuangan kalian berdua. Pahamilah bahwa terdapat perbedaan dalam cara menyampaikan rasa cinta antara pria dan wanita. Bagi pria, pelit bukan berarti tidak menyayangi pasangannya. Pria merasa dengan tidak selingkuh dan menafkahi wanita adalah bentuk rasa cinta. Sedangkan wanita ingin lebih diperhatikan dengan dipenuhinya kebutuhan lain seperti berbelanja barang fashion atau liburan.

Jika hubungan pasangan selalu kompak, adanya komunikasi yang baik dengan ikatan emosi yang kuat membuat semua persoalan tentang uang selalu bisa didiskusikan. Jika hubungan emosi pasangan dapat terjalin baik, sisipan perhatian, perasaan cinta, sentuhan, saling menghargai dan mendengarkan, serta menciptakan suasana harmonis, persoalan keuangan kalian akan selalu dapat dipecahkan. Jika cinta mengalahkan segalanya, maka dalam mengelola keuangan, jika cinta jangan ada rahasia karena semua dapat dibicarakan.

“Mudahnya menjadi Perencana Keuangan Sendiri, Gak Perlu Gelar apalagi Tenar, yang penting Sabar.”

Advertisements
%d bloggers like this: