3 Value Blogger di Era Digital dalam Mendukung Program 3ends

Di era digital seperti sekarang ini, menjadikan Blogger sebagai satu profesi yang menjanjikan, berpengaruh dan mendukung suatu program adalah hal yang sangat mungkin.
Pemikiran itu yang tercetus dalam benak saya saat mengikuti Blogger Gathering bertemakan The Power of Content pada tanggal 27 Oktober 2016 bertepatan dengan Hari Blogger Nasional di Binus Internasional School, FX Sudirman Jakarta.
blogger
Hampir semua pembicara dalam acara Blogger Gathering ini serempak menyuarakan Program 3ends dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dan Serempak.id yang memang menjadi program prioritas utama untuk mendukung pemberdayaan dan menciptakan lingkungan yang ramah pada perempuan dan anak.
The 3ends programs are :  end violence against women and children, end human trafficking and end barriers to economic.
Jadi apa aja arti penting blogger dalam mendukung program 3ends yang berusaha untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, mengakhiri perdagangan manusia serta mengakhiri kesenjangan ekonomi di era digital ? Menurut saya ada 3…

1. Bloggers punya kesempatan untuk menjadi narasumber melalui blog nya sendiri

Bloggers dapat membuat tulisan-tulisan yang berkualitas dan menginspirasi bagi pemberdayaan perempuan dan anak. Bukannya gak mungkin buat travel blogger menulis realita tentang kondisi pemberdayaan perempuan atau bahkan kesenjangan ekonomi di dusun-dusun yang dikunjunginya. Bisa jadi sang travel blogger dapat mengusulkan satu solusi simpel buat permasalahan tersebut.

2. Bloggers mampu menyebarluaskan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat luas kapanpun dimanapun

Bukankah seorang blogger yang selalu berteman dengan internet lebih adaptif terhadap kecanggihan teknologi ketimbang orang biasanya? Ini adalah kelebihan blogger yang dapat dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi dan pengetahuannya kapan saja dan di mana saja berada.

3. Bloggers serempak menyuarakan aspirasinya secara konsisten, tanpa pengaruh lingkungan luar

Bloggers itu anti mainstream, artinya bloggers punya personal blog branding sangat kuat sehingga selalu konsisten menulis blognya sesuai branding. Inilah poin plus seorang blogger yang dapat digunakan untuk mendukung program pemberdayaan perempuan dari bermacam-macam angle tulisan. Tentu saja dibutuhkan kreatifitas dan orisinalitas tulisan.
Jadi, bukannya gak mungkin di era digital seperti sekarang ini, seorang blogger dapat berpengaruh dan mendukung program pemberdayaan perempuan dan anak. Jika seorang blogger mampu, maka lebih banyak blogger akan lebih mampu lagi menyuarakan misi pemberdayaan perempuan dan anak.

Erlina Juwita

Perencana Keuangan – Blogger – Penulis Buku Financial Stories

http://www.cerdaskeuangan.com

Advertisements

6 Comments

  1. Ade anita says:

    Profesi blogger sudah tidak bisa dipandang sebelah mata ya sekarang.

  2. Ade anita says:

    Profesi blogger sudah tidak bisa lagi dipandang sebelah mata memang

    1. Bener banget, profesi blogger kedepannya akan lebih populer, optimis banget sama yang ini.

  3. dinamars says:

    tulisannya singkat tapi padat plus ada pointernya, jadi lebih mudah untuk diingat. Makasih tips-tipsnya, Mbak 🙂

Comments are closed.