Lebih Mudah dan Hemat, Belanja dengan 5 Trik ini

Buat anak millenial, fashion bukan lagi jadi sebuah kebutuhan akan tetapi sudah menjadi lifestyle atau gaya hidup. Gaya hidup yang membawa perhatian kepada merk sepatu dan tas yang dipakai seseorang kapanpun dimanapun. Masih ingat tas dan sepatu polisi ganteng pas kejadian bom Sarinah ? Atau Jaket Bomber yang dipakai Pak Pres baru-baru ini?

Seperti halnya makanan dan tempat tinggal, kebutuhan akan pakaian tentu harus terpenuhi. Untuk bisa menjalani aktivitas sehari-hari seperti kuliah atau bekerja, kita pastilah butuh pakaian yang pas dan sesuai. Pakaian kini bukan lagi sekadar kebutuhan, tapi sudah menjadi gaya hidup. Bahkan demi mengikuti perkembangan fashion, banyak orang yang rela menyisihkan budget khusus.

Stacey seorang mahasiswi berusia 25th yang sangat fashion minded mengakui bahwa fashion adalah bagian penting dalam kehidupannya sehari-hari. Ia akan sangat memperhatikan penampilannya from head to toe saat pergi ke luar rumah. Misalnya saja, saat pergi ke kampus atau saat hangout bersama teman ia pasti memilih busana yang up to date dan tetap stylish. Bagaimana caranya untuk tetap fashionable ? Stacey selalu melihat perkembangan fashion di beberapa online magazine. Ketika disinggung lebih lanjut soal budget, Stacey mengaku untuk belanja baju aja dia bisa menghabiskan uang sebesar 2 juta per bulan. Wow..gimana jika Stacey gak nyiapin budget khusus?

Pierre pria single 26 tahun ini sangat memperhatikan penampilannya. Ia merasa kalau penampilan adalah faktor penting yang menunjang pekerjaannya. Posisinya sebagai head of Marketing Division mengharuskannya untuk selalu tampil trendy dan keren saat kerja dan saat santai. Dari gajinya, Pierre mengaku selalu menyisihkan dana fashion sebesar 5 juta untuk kebutuhannya bergaya. Dia akan sesekali jalan-jalan sendiri ke mall untuk berburu kemeja, ikan pinggang, kaos kaki, hingga dompet. Namun lantaran kesibukan pekerjaanya, Pierre lebih memilih belanja online daripada harus pergi ke mall atau toko. Diakui pula bahwa meski lebih praktis, belanja online cenderung membuatnya over budget dalam belanja fashion.

Berbeda dengan Stacey dan Pierre, Vanny yang masih berstatus sebagai mahasiswa ini tak seberapa peduli soal fashion. Baginya, trend dan merek bukanlah patokan karena satu-satunya yang jadi pertimbangan adalah kenyamanan. Gadis muda berperawakan imut ini mengaku bahwa dirinya bisa berbelanja dimana saja, mulai dari butik ternama hingga pasar barang bekas. Ketika diminta menyebutkan nominal, Vanny mengaku dengan 500 ribu saja sudah sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan fashion-nya selama satu bulan. Lantaran belum punya penghasilan sendiri, Vanny juga memilih untuk bijaksana dalam menggunakan uangnya. Prinsip yang digunakan adalah dirinya tidak akan membeli lebih dari dua barang dalam kurun waktu satu bulan.

Female hand holding paper shopping bags isolated on white
Female hand holding paper shopping bags isolated on white background

Dari cerita tadi dapat disimpulkan bahwa budget yang dihabiskan tiap orang untuk membeli pakaian yang fashionable itu berbeda-beda. Sebenarnya banyak cara buat tampil menarik dan stylish tanpa harus mengeluarkan budget yang besar. Membeli pakaian baru dengan harga yang mahal belum tentu bisa membuat penampilan menjadi lebih menarik. Memakai pakaian murah di ITC tapi tetap cerdas memadu padankan dengan tingkat kepercayaan diri yang maksimal boleh jadi ngehits dan viral di sosmed.

Anyway, buat kamu yang ingin lebih berhemat untuk urusan fashion ada beberapa trik berbelanja agar gak melebihi budget.

1. Buat Catatan Belanja

Salah satu penyebab kalap belanja adalah karena perasaan memiliki uang yang berlebihan. Efek psikologis pasca gajian misalnya, sering membuat seseorang merasa jadi “orang kaya” dadakan karena rekening terisi penuh setelah kosong sebelumnya. Dampak dari perasaan ini adalah impulsif buying atau kalap belanja. Orang yang Impulsif Buying bisa jadi memesan barang dari online shop, gesek sana-sini di mall karena merasa punya banyak uang dan berujung pada jebolnya kantong.

Agar hasrat belanja impulsif tidak lagi datang, biasakan membuat catatan belanja. Dengan membiasakan diri membuat catatan, maka kamu dapat mengetahui secara pasti besarnya pengeluaran kamu sehingga kamu juga dapat mengetahui di mana letak kebocoran keuangan kamu. Selain itu kamu juga dapat mengetahui kebutuhan mana yang harus diprioritaskan dan keinginan mana yang masih dapat ditunda.

2. Tetapkan Tanggal Belanja

Perlakukan momen belanja seperti hari pertemuan dengan pacar, persiapkan sebaik mungkin daftar belanjaan, review produk, sampai survey toko yang menawarkan harga termurah. Tetapkan tanggal belanja bulanan, jika punya kartu kredit, usahakan tanggal belanja adalah tanggal setelah pelunasan tagihan kartu kredit. Dengan cara ini uangmu akan lebih aman dari pengeluaran-pengeluaran mendadak. Siasat ini juga bisa menjauhkanmu dari kunjungan kurang penting ke mini market yang membuatmu sering tergoda membeli barang yang kurang diperlukan.

3. Setia pada Daftar Belanjaan

Agar kamu tidak lapar mata, pastikan proses belanjamu didampingi daftar belanjaan detil yang sudah kamu buat sebelumnya. Jika kamu bisa setia pada daftar belanjaan yang sudah kamu buat sendiri maka dompetmu bisa aman sampai akhir bulan nanti.

4. Belanja Lebih Banyak untuk Harga Lebih Murah

 

Berbelanja dalam jumlah banyak bisa jadi trik yang layak kamu terapkan demi menghemat pengeluaran. Memang sih, harga baju dalam jumlah banyak terkesan lebih mahal. Tapi jika dihitung dengan seksama sebenarnya volume produk dan harga yang harus kamu bayar akan berada di margin yang lebih menguntungkan. Membeli baju banyak  juga bisa membuatmu tak harus cepat-cepat belanja lagi bulan depan sehingga uangmu bisa digunakan untuk kepentingan lainnya.

5. Manfaatkan Kartu Kredit, Membayar dengan Kartu Kredit justru Membuatmu jadi Lebih Irit

Tenang, tidak selamanya menggunakan kartu kredit itu buruk. Dalam beberapa kesempatan justru belanja dengan kartu kredit bisa memberimu keuntungan yang menarik. Di beberapa supermarket besar bahkan ada program khusus yang bekerjasama langsung dengan provider kartu kredit. Jika belanja menggunakan kartu kredit tertentu kamu bisa mendapatkan potongan harga untuk tiap produk yang dibeli dalam presentase yang lumayan.

” Mudahnya jadi Perencana Keuangan Sendiri. Gak Perlu Gelar apalagi Tenar, yang penting Sabar.”

Advertisements
%d bloggers like this: