Biar Gak Ketipu, Begini Cara Cerdas Belanja Online

12 Desember buat sebagian Kids Jaman Now sudah gak asing lagi untuk pantengin gadget melihay berbagai tawaran menarik dari sale di online store kesayangan. Yup..HARBOLNAS istilahnya untuk hari belanja online nasional. Kenapa lebih suka belanja online? Karena lebih praktis, gak perlu ke toko, bayar aja pake kartu dan tunggu barang datang.

Siapa diantara kalian yang sudah mulai browsing untuk belanja online tapi belum tahu cara aman dan cerdas berbelanja di toko online? Sebelum tertipu dan rugi…barang tidak sesuai dengan gambar, atau malah barang nggak datang sama sekali padahal kamu sudah bayar..berikut Cara Cerdas Belanja Online yang wajib dikuasai.

1. Percayakan uangmu pada situs yang memang terpercaya dan aman

unnamed (1)

Situs jual-beli online semakin banyak, ya khan? Mereka menjual macem-macem…ada makanan, pakaian, elektronik, dan keperluan rumah tangga tersedia dalam satu situs. Sebelum kamu memutuskan membeli barang, pastikan bahwa situs atau penjual yang berhubungan denganmu itu memang terpercaya. Bagaimana caranya ? Pastikan situs tersebut mencantumkan alamat dan nomor kontak yang bisa dihubungi. Selain itu, browsing dulu ulasan dari orang-orang yang pernah berbelanja di situs itu sebelumnya. Tanggapan pelanggan yang positif adalah tanda bahwa situs ini memang terpercaya.

2. Gunakan kartu kredit dan layanan pembayaran yang aman

Online Shopping
Online shopping website on laptop screen with female hands using a smartphone

Membayar belanja online sebaiknya menggunakan kartu kredit dibandingkan kartu debit. Kartu kredit memberikan perlindungan tambahan kepada konsumen saat berbelanja online.

Tidak seperti kartu debit, kartu kredit memiliki batas limit uang yang Anda tanggung, dan pengguna akan diberi informasi jika ada transaksi tak dikenal atau dicuri.

Atau gunakan PayPal, ibarat perantara, jadi kamu bayar ke pihak PayPal, dan mereka yang meneruskan ke pengecer atau penjual.

3. Pilih jaringan selular pribadi

Banyak ruang publik, seperti toko, kafe, restoran yang menyediakan layanan WiFi. Namun, untuk berbelanja online, sebaiknya menggunakan jaringan selular pribadi.

Ini akan mengurangi risiko ketika kamu sedang melakukan pembayaran, namun terganggu jaringan WiFi yang juga diakses sejumlah orang.

4. Belanja online dari rumah

Di rumah kamu bisa sambil bersantai dan kapan saja memilih barang di situs belanja. Kamu juga bisa tahu siapa saja yang mengakses komputer di rumah.

Apabila menggunakan komputer umum untuk berbelanja, kami gak punya kendali atas siapa yang mungkin menggunakan perangkat itu setelahnya. Kamu juga tak bisa mengontrol jenis spyware atau malware yang mungkin menginfeksi komputer yang digunakan.

5. Siapkan dana yang cukup

a-hard-money-lender-1024x586

Perencanaan Keuangan sebelum Harbolnas? Perlu banget..cobalah membuat perencanaan belanja dan membuat budgeting. Jangan sampai asyik memilih, namun dana tak mencukupi.

6. Jangan tergiur dengan harga barang yang murah. Pastikan kalau barang itu punya kualitas.

Penting untuk diingat, jangan tergiur dengan harga murah yang diberikan situs tersebut. Kalau kamu mau membeli barang, jangan hanya perhatikan harga, tapi perhatikan kualitas barang tersebut. Kamu pasti punya alasan kenapa kamu membeli barang tersebut secara online. Harga boleh murah, tapi kalau kualitas murahan? Nanti menyesal, loh…

Ini terutama berlaku ketika kamu mau membeli barang elektronik. Ada toko online yang memasang harga jauh di bawah harga pasar. Kamu harus benar-benar pastikan bahwa barang yang dijual itu “beres”. Lihatlah ulasan dari pembeli sebelumnya: apakah barang yang dijual asli atau palsu? Jika kamu membeli barang bekas, apakah garansi produk itu masih berlaku?

7. Jangan gampangkan rincian produk yang tersedia

Di setiap situs jual-beli pasti ada rincian produk yang akan kamu beli. Kalau kamu tertarik membeli barang keperluan rumah tangga,  pastikan barang tersebut dalam  kondisi baik. Perhatikan ukuran barang yang ada di gambar, dan perkirakan produk itu sesuai dengan kebutuhanmu. Kalau masih ragu, jangan malu bertanya langsung ke toko online tersebut.

8. Belanja baju, celana, atau sepatu? Teliti dulu ukuran yang sesuai badanmu

images (3).jpeg

Kalau mau belanja baju, jangan salah beli ukuran dan model. Jangan langsung beli karena baju itu terlihat bagus atau “lucu”. Yang bagus di badan model belum tentu pas di badanmu. Intinya, periksalah apakah ukuran lingkar dada, pinggul, dan pinggang yang tertera di situs tersebut sesuai dengan ukuran yang kamu miliki. Perhatikan juga apakah situs itu menggunakan standar ukuran Amerika, Inggris, atau Eropa.

Nggak cuma baju, belanja sepatu juga harus begitu. Perhatikan ukuran dan bahan yang tercantum di rincian produk.

9. Pilihlah situs yang menyediakan  fasilitas pembayaran COD (Cash On Delivery)

Cash on Delivery atau sistem bayar langsung saat kamu terima barang bisa memperkecil risiko pembelian barang secara online. Sistem ini baru menjamur 2 tahun terakhir, dan awalnya hanya untuk kota-kota besar. Tapi kini banyak juga kok situs belanja online yang menyediakan sistem COD di kota-kota kecil di Indonesia.

Kalau daerah tempat tinggalmu memang jauh dari jangkauan area COD, pilih saja jalur pembayaran lain yang aman: kartu debit. Kalau terpaksa memakai kartu kredit, jangan pernah berikan nomor kartumu di surat elektronik. Ada banyak program di dunia maya yang bisa mendeteksi nomor kartu kredit dan melakukan penipuan menggunakan kartu kreditmu!

10. Kalau kamu diminta uang muka (DP), sebaiknya batalkan saja transaksinya

Beberapa penjual akan meminta kamu mengirimkan uang muka (DP) sebelum membeli barang. Kalau begini kasusnya, sebaiknya batalkan saja transaksimu. Ini bisa jadi adalah skema penipuan. Kalau kamu asal percaya, bisa-bisa kamu menjadi korban berikutnya.

11. Lihat tanda kunci di status bar untuk memastikan situs yang kamu pilih itu aman

cek tanda gemboknya

Penting untuk kamu ketahui: situs yang aman adalah situs yang mempunyai SSL (Secure Sockets Layer). Situs yang punya SSL pasti diawali dengan “https://”. Ketika kamu mengaksesnya, akan ada simbol gembok di ujung status bar peramban kamu. Jadi, kalau kamu buka situs belanja online yang nggak bertanda gembok, jangan pernah membeli apapun dari situs tersebut.

12. Bandingkan harga barang di suatu situs dengan situs belanja online yang lainnya

Setiap situs belanja online pasti punya perbedaan dalam segi harga barang, ongkos bungkus, dan ongkos kirim. Bandingkan harga total suatu barang di situs A dengan situs B, C, dan D. Pilih harga terbaik yang bisa kamu dapatkan.

13. Simpan bukti transaksimu. Jangan sampai itu terselip!

Langsung simpan dengan baik bukti transaksi yang kamu punya. Jangan biarkan tercecer, lebih lagi hilang. Selain itu, simpan juga data tentang deskripsi produk dan harga, kuitansi digital, serta salinan percakapan elektronik antara kamu dan si penjual. Ketika barang yang kamu terima tidak sesuai dengan harapan, kamu bisa minta ganti rugi dengan gampang.

Nah, Gampang Khan..? Selamat Belanja !

Source : hipwee & metrotv

Advertisements
%d bloggers like this: