Cara Praktis Punya Rumah di usia Muda

Saat kuliah, pernah kepikiran gak punya rumah atau apartemen yang dibeli dari hasil jerih payah sendiri? Saya pernah ! Setelah tanya kanan kiri ke teman ternyata hasilnya sama : mereka yang masih berusia muda sangat ingin punya rumah atau apartemen sendiri !

Emangnya gampang yah? Lalu bagaimana caranya?

Buat sebagian orang, properti dapat dinilai sebagai tolak ukur kesuksesan, bener gak sih? Ada benarnya juga, karena paradigma kebanyakan orang tentang kondisi ekonomi yang dapat dikatakan cukup baik . Akibatnya apa? Banyak anak muda yang mulai tertarik untuk mulai berinvestasi dan membeli rumah.

Tetapi apakah pada kenyataannya anak muda dapat mewujudkan mimpinya memiliki rumah sebelum menikah?

Jawabannya bisa, tapi dengan usaha yang sangat keras.

millennial-couple-dream-home
First House via vinsonmortgage.com

 

Rumitnya persyaratan dari bank penjamin Kredit Pemilikan Rumah serta uang muka yang tidak bisa dikatakan murah, yakni kurang lebih antara  20% sampai dengan 30% dari harga rumah sering menjadi hambatan utama mereka yang masih berusia 20 tahunan. Namun mengutip kata pepatah ‘tidak ada yang tidak mungkin’, maka setiap orang dengan usia muda pun mampu memiliki hunian impiannya.

Beberapa cara praktis berikut ini dapat diterapkan buat kamu yang ingin membeli rumah di usia muda.

1. Jangan Indekos karena membayar sewa kos-kosan akan membuat kamu lebih boros

 

key-home-pay-rent
pay a rent via keyhm.com

Sewa kos-kosan atau sewa apartemen membuat kamu boros, gimana gak..kamu akan mengeluarkan uang rutin yang tidak sedikit. Jika memang benar-benar ingin memiliki rumah sendiri di usia kepala dua, maka ada baiknya jika kamu tinggal di tempat orang tua atau sanak saudara, karena itu bisa menghemat pengeluaranmu.

Sebagai asumsi adalah harga sewa apartemen standar Rp 20 juta per tahun. Jika kamu tinggal di tempat orang tua atau saudara dengan gratis, kamu bisa menyimpan Rp 100 juta dalam kurun waktu 5 tahun, itu sudah sangat cukup untuk DP jika kamu ingin membeli rumah sederhana.

2. Manfaatkan kerabat dekat atau pinjaman lunak yang dapat membantu kamu membayar uang muka rumah idaman

Selain mendapat tempat untuk tinggal, kerabat dekat seperti saudara atau teman juga bisa membantu kamu dalam membeli rumah.

Pertama, kamu bisa mencoba untuk investasi di bisnis mereka agar pundi-pundi rupiahmu meningkat. Itu jauh lebih baik dari pada menyimpan uang di bank yang terus digerus inflasi.

Selain itu, kamu juga bisa meminjam uang kepada orang tua atau saudara untuk membeli rumah dengan pembayaran kredit. Sebagai ucapan terima kasih, kamu bisa melakukan negosiasi bunga yang tentunya jauh lebih rendah dari KPR

3.Sedikit memaksa diri bekerja lebih keras untuk memperoleh penghasilan lebih banyak

Banyak teman saya yang sudah bekerja di sebuah perusahaan swasta dan masih muda, memaksa dirinya untuk kerja lembur atau kerja tambahan di hari libur demi mendapatkan income tambahan. Mereka juga memaksa dirinya untuk mengambil KPR di daerah yang lebih jauh lokasinya dari Jakarta, dengan alasan harga yang lebih murah.

4.Pilih Tenggat Waktu yang Paling Sesuai

Memilih tenggat waktu (tenor) yang paling lama, 20 tahun misalnya, memang bisa meringankan cicilan per bulan kamu. Memilih tenor yang paling cepat, misalnya 5 tahun juga bisa membuat kamu cepat melunasi utang. Namun akan lebih bijak jika kamu memilih tenggat waktu yang paling sesuai.

Gaji karyawan muda memang masih terus meningkat seiring dengan peningkatan kinerja dan jabatan, meski begitu, perhitungkan pula pengeluaran rutinmu saat ini agar tidak menjadi masalah dikemudian hari.

5. Cari Rumah Operan

Langkah selanjutnya yang bisa kamu terapkan adalah dengan mencari rumah operan. Biasanya, rumah akan dioper (over credit) jika si pemilik sebelumnya tak mampu lagi membayar cicilan rumah.

Keuntungan membeli rumah operan adalah, kamu bisa membeli rumah saat ini dengan taksiran harga di tahun lalu, sebelum harganya naik. Bukan rahasia lagi bila tiap tahun barang properti mengalami kenaikan, jadi ini bisa menjadi solusi bagi kamu untuk mencari rumah murah.

Advertisements